Tambun Utara - MediaTitikKarya.Com - Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai upaya nyata dalam mewujudkan pemerataan pendidikan. PIP merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, mulai dari perlengkapan belajar seperti tas, sepatu, baju, dan buku sekolah dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan. Program tersebut dirancang pemerintah untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin atau rentan miskin agar tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur formal sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas sekolah menengah kejuruan. Mencegah peserta didik dari kemungkinan *PUTUS* sekolah. Jika sudah putus sekolah diharapkan dapat menarik kembali siswa yang _PUTUS_ sekolah tersebut agar kembali melanjutkan pendidikannya.
Kepala SDN Satria Jaya 01 H. Misan S.Pd, Mengatakan Siswa - Siswi yang Berhak menerima bantuan Pendidikan peserta didik yang berasal ekonomi orang tuanya di bawah rata-rata, Lewat bantuan ini, anak-anak dari keluarga miskin atau rentan miskin punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan hingga tingkat menengah. Dan Sekolah Kami SDN Satria Jaya 01 memberikan PIP sebanyak 184 orang mulai dari siswa Siswi Kelas 1 sampai dengan Kelas 6 dari 700 Siswa - Siswi yang ada.
Misan, menjelaskan Teknis Penerima PIP bagi siswa siswa SDN Satria Jaya 01 adalah Pihak sekolah sebatas Memberikan *Surat Pengantar* PIP berfungsi sebagai keterangan resmi dari sekolah yang menyatakan bahwa siswa Aktif benar-benar terdaftar sebagai peserta didik di SDN Satria Jaya 01.
Sedangkan Data Data Siapa Siapa saja Siswa berhak menerima PIP, Data tersebut langsung dari Pemerintah Pusat melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, lalu Data tersebut di serahkan kepada pihak Sekolah ,dari sekolah memberikan Surat Pengantar Kepada Orang Tua Murid Untuk mengisi Formulir penerima PIP, Surat Pengantar PIP dari Kepala Sekolah untuk Aktivasi Rekening.
"Nantinya, bantuan PIP akan disalurkan ke rekening peserta didik secara berkala rekening yang di Pakai BRI. Proses aktivasinya sendiri memerlukan sejumlah dokumen, termasuk surat pengantar dari sekolah. Format surat pengantar PIP tidak bisa dibuat sembarangan. Sebab, surat harus memuat identitas penerima bantuan dan sekolah tempat siswa mengemban pendidikan". Ujar H.Misan,S.Pd
Surat Pengantar
Biasa Surat Pengantar berisi tentang :
1.Kop surat sekolah yang memuat nama, alamat, dan nomor telepon sekolah.
2. Nomor dan tanggal dikeluarkannya surat pengantar.
3. Identitas siswa lengkap, meliputi nama, NISN, tempat tanggal lahir, kelas, dan nama orang tua/wali.
4. Pernyataan bahwa siswa masih aktif belajar di sekolah tersebut.
5. Keterangan bahwa siswa memiliki keperluan aktivasi rekening bantuan PIP di bank penyalur.
6. Tanda tangan kepala sekolah dan stempel resmi sebagai pengesahan administratif.
Pendataan dilakukan melalui sistem pendidikan nasional yang terintegrasi. Syarat utama penerima bantuan PIP antara lain:
- Siswa aktif pada jenjang SD, SMP, SMA, SMK, atau pendidikan nonformal yang setara.
- Berasal dari keluarga kurang mampu atau rentan secara ekonomi.
- Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid.
- Terdaftar dalam data pendidikan resmi sekolah.
- Memiliki identitas kependudukan yang sesuai dengan data orang tua atau wali.
- Tidak sedang menerima bantuan pendidikan lain yang bersifat tumpang tindih.
Besaran Dana PIP
Misan Menuturkan Besaran dana PIP yang diterima siswa berbeda-beda, tergantung pada jenjang pendidikan yang sedang ditempuh. Dana ini disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan pada masing-masing tingkat.
Secara umum, dana PIP digunakan untuk mendukung keperluan sekolah, seperti pembelian buku, alat tulis, seragam, dan kebutuhan pendidikan lainnya. Gambaran besaran dana PIP berdasarkan jenjang pendidikan:
- Siswa SD atau Sederajat Kelas 1 menerima bantuan dengan nominal Rp.225.000/ tahun
- Siswa SD atau Sederajat kelas 2 - kelas 6 menerima bantuan dengan Nominal Rp.450.000/ tahun
Dana PIP akan disalurkan melalui bank-bank yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Kemendikdasmen menegaskan bahwa peserta didik dalam SK Nominasi harus melakukan aktivasi rekening tabungan dalam kurun waktu yang ditentukan.
Aktivasi Rekening BRI
Aktivasi rekening tabungan perlu dilakukan agar nomor rekening tersebut bisa melakukan transaksi perbankan dan menerima penyaluran dana PIP.
Penerima bantuan perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk melakukan aktivasi rekening PIP. Merujuk Pusat Informasi Kemendikdasmen, dokumen penting tersebut mencakup:
Ketua Komite sekolah SDN Satria Jaya 01 Masda Setyawan,S.E menanggapi program PIP yang telah berjalan dan disalurkan ini serta merasa sangat berterimakasih bahwasanya wali murid dapat tebantu atas bantuan program ini, berharap semoga program PIP ini dapat bermanfaat untuk Siswa - Siswi penerima bantuan.
"alhamdullilah, SDN 01 ini dapat bantuan PIP dari pak dewan, mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat untuk semua murid dan para anggota keluarganya" ujarnya.
Begitupula orang tua murid sendiri, kami yang mewawancarai salah satu orang tua murid penerima bantuan, Arfian Wali murid kelas 5 A, sangat berterimakasih telah mendapatkan bantuan PIP ini. Memuji dan menghargai kerja pemerintah dan Dewan DPRD Kab.Bekasi Mustakim sebagai anggota dewan yang telah memimpin dan menagayomi masyarakat sekitar, terutama dapilnya.
"Program ini memang sangat membantu sekali, terutama dari pendapatan yang menengah kebawah merasa senang hati menerima bantuan tersebut (PIP). Dengan program Prabowo dan pemerintah yang kompeten dan bukti nyata saat ini. Dengan adanya pak dewan yang mendukung aspirasi semua warga, bukti nyata dari pak dewan mustakim ini memang benar-benar bukti nyata" ujarnya.
Tidak hanya sampai disitu, pujian dan rasa terimakasih terus diujarkan oleh pak Arfian sebagai wali murid yang menerima bantuan (PIP) kepada bapak Mustakim. Berkat bantuan PIP dan penyaluran yang di dampingi langsung oleh anggota dewan Mustakim sendiri yang turun langsung, rasa terimakasih dan pujian terus digaungkannya.
"Dengan kelokasi langsung pak Mustakim, memang salah satu dewan yang mewujudkan dan mengayomi masyarakat sekitar, terutama di dapilnya dia. Dengan adanya bantuan ini, pemerintah memang melihat warga dan masyarakat mengah kebawah ini, bahwa buktinya itu memang nyata" kata Arfin sambil mengebu-gebu.


