Notification

×

Iklan

Iklan

Pelebaran Jalan Exit Tol Gabus Diterapkan Melalui Program Aspal Limbah Campur Plastik

| 8/29/2025 11:16:00 AM WIB Last Updated 2025-09-05T14:44:38Z









 

Tambun Utara - MediaTitikKarya.Com - Proyek Pelebaran Jalan Exit Tol Gabus, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi resmi dilakukan pada Kamis (28/8/2025) sore. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti hingga peletakan media aspal oleh Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang di ruas jalan Exit Tol Gabus, depan gerbang Perumahan Suropati Residence, Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara. 

Selain peresmian pelebaran jalan Exit Tol Gabus, dilaksanakan juga sosialisasi serta implementasi pemeliharaan jalan melalui program Aspal Limbah Campur Plastik (ASLI CANTIK) dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi. 

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang mengatakan, proyek pelebaran jalan Exit Tol Gabus dapat dilaksanakan setelah adanya penertiban bangunan liar dan normalisasi kali Gabus pada bulan Maret 2025 lalu. 

"Awal mula ini dilebarkan karena kita ada penertiban bangunan liar dan normalisasi sungai. Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih banyak kepada DSDABMBK Kabupaten Bekasi yang sudah memprakarsakan kegiatan ini. Sehingga pembangunan pelebaran jalan ini dirasakan oleh masyarakat", ucapnya saat diwawancarai awak media di lokasi peresmian pelebaran jalan Exit Tol Gabus, Kamis. 






Terkait dengan program ASLI CANTIK, menurut Ade Kuswara, inovasi ini dapat menanggulangi sampah plastik. "Artinya sampah plastik ini diproses, dicampur dengan aspal. Ada beberapa manfaatnya, perekatnya dan juga mengurangi sampah-sampah plastik", jelasnya. 

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan acara peresmian pada proyek pelebaran Exit Tol Gabus, telah dilakukan pembangunan dinding penahan tanah dengan menggunakan Sheet Pile sepanjang 1011 meter dan pelebaran jalan selebar 3 meter dengan panjang 1104 meter. 

Pelaksanaan proyek yang dikerjakan di batas kota Karang Satria – Gabus Raya – Pulo Puter itu terhitung sejak tanggal 28 Februari - 26 Agustus 2025 lalu. 





Henri Lincoln juga menjelaskan sedikit program yang digagas oleh Dede Chairul selaku Kepala Bidang Pembangunan Jalan DSDABMBK Kabupaten Bekasi sekaligus Project Leader. "Program ini merupakan inovasi campur aspal yang berasal dari aspal limbah atau scraping berjalan dan limbah plastik", ucapnya. 

"Dengan adanya program ini, diharapkan mampu mengurangi volume sampah plastik, mendukung pengelolaan limbah plastik dan mengubah limbah menjadi produk bernilai", tutup Henri. 





Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Dede Chairul mengungkapkan program ini berawal dari permasalahan kondisi jalan, keterbatasan anggaran sampai terciptanya solusi untuk pembangunan infrastruktur dengan memanfaatkan aspal limbah yang dicampur limbah plastik.

Dari total panjang jalan 1.077 kilometer, kemantapan jalan di Kabupaten Bekasi baru tercapai sekitar 70 persen, sedangkan kondisi jalan yang mengalami kerusakan itu sebesar 30 persen . "Ketika kita ingin memperbaiki jalan tersebut, maka membutuhkan anggaran yang cukup besar. Maka dibuatlah solusi yang lebih hemat tanpa mengurangi kualitas material yaitu ASLI CANTIK", jelasnya. 




Dede menuturkan, aspal yang digunakan untuk pemeliharaan jalan ini dapat menghemat biaya hingga 50 persen. Komposisi untuk pembuatan aspal tersebut menggunakan 1 ton limbah aspal yang dicampur dengan 3,5 kilogram plastik. 

"Kualitas aspal reguler atau biasa itu setara dengan aspal plastik. Kekurangannya adalah aspal biasa itu biasanya lebih kuat dari produksi sampai ke lokasi bisa tahan 3-4 jam. Sedangkan aspal plastik sendiri hanya bertahan (suhunya) 1-2 jam. Makanya kita terus mencari formulasi yang tepat agar dapat optimal", bebernya.
×
Berita Terbaru Update