Notification

×

Iklan

Iklan

Proses Pendaftaran SPMB Membingungkan Para Orang Tua dan Siswa tidak semua mengerti, penentuan titik koordinat , Lebih baik Kolektif dari pihak sekolah

| 6/18/2025 06:25:00 PM WIB Last Updated 2025-07-07T10:34:26Z

 








BEKASI SELATAN - MediaTitikKarya.com - Teknisi pra pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bekasi membingungkan sejumlah orangtua siswa. Banyak Laporan yang di terima kami dari para orangtua murid yang mengadu Kesulitan menentukan titik koordinat hingga Keluhan mendapat respon tidak memuaskan saat pra pendaftaran. Karena Pemerintah Kota Bekasi sendiri dengan Tegas Telah di TUTUP dan Tidak ada Perpanjangan Waktu pada 13 Juni 2025. Dalam Tahapan Pra Pendaftaran SPMB di Kota Bekasi .




Wakil ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman meminta agar Disdik bergerak cepat merespon serta lebih proaktif terhadap akun-akun yang Terkatung - katung dengan status menunggu konfirmasi orang tua maupun yang masih menunggu persetujuan dari pihak sekolah Dalam setiap pengajuan laman akun menurutnya, telah terlampir nomor telepon orangtua maupun siswa yang bisa dihubungi oleh petugas.


Kami Mendorong Kepada Jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) dan sekolah cepat tanggap bergerak cepat. Sampai Terakhir malam hari terdapat 1.836 akun menunggu persetujuan di laman SPMBKota Bekasi tahun 2025. Hal ini merupakan bagian dari upaya penerapan sistem digital dalam layanan publik, khususnya bidang pendidikan. Sebanyak 32.917 laman akun SPMB sudah disetujui. selain akun berstatus sudah disetujui , terdapat pengajuan akun yang berstatus masih menunggu persetujuan orangtua.


Sebelumnya, Wildan Fathurrahman mendapatkan pengaduan dari orangtua siswa di wilayah Bantargebang, antara pihak orangtua bertemu dengan operator di sekolah. terkesan mematahkan semangat perjuangan orangtua untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri sekalipun akhirnya pengajuan akun diproses oleh operator sekolah.


Sisi lain, Wildan mengungkapkan masih banyak orangtua yang tidak mengetahui adanya operator yang bisa membantu proses pendaftaran di setiap sekolah. Sejauh ini, orangtua kerap kesulitan dalam menentukan titik koordinat.


"Ini kan masalah titik koordinat dan lainnya ketika mereka daftar mandiri tidak didampingi operator akhirnya ada kebingungan disitu," ucapnya. Pada Senin (23/06/2025). Ia juga menekankan pelaksanaan SPMB yang transparan dan berkeadilan.


"Sehingga betul-betul pihak sekolah membuat kejelasan dan detail Pendaftaran secara Online SMPB supaya Siswa dan Orang Tua murid itu paham dan mengerti. diterima ataupun tidak, urusan belakangan yang penting orang tua dan siswa ini paham mengenai alur tata cara jadwal nya sampai Tanggal kapan pendaftaran online SPMB berlangsung . agar mereka Tidak ada yang merasa dirugikan atau tidak ada yang merasa kecewa baik itu siswa maupun orang tua murid atas proses SPMB yang ada,"Tutur nya .



"Mereka (orangtua dan siswa) tidak perlu mengerti itu, yang mereka perlu mengerti itu setelah mendaftar apa yang mereka pilih, bukan yang rumit seperti ini," katanya.



Saat proses pendaftaran diserahkan kepada orangtua atau siswa sejak awal kata dia, tidak semua orangtua mengerti sampai mendetail. Apalagi, pada proses penentuan titik koordinat, sangat bergantung pada kualitas internet, kualitas telepon genggam, hingga kemampuan membaca peta digital.



Sedianya, proses pembuatan akun sampai dengan disetujui dan siap memilih sekolah dilakukan secara kolektif di sekolah asal. Hal ini diyakini akan lebih mempermudah orangtua maupun siswa.


"Lebih baik kolektif seperti dulu dari sekolah asal. Menurut aku memang sulit dan nggak semua orang tau sampai detil. Jangan dianggap gampang," ucapnya.


Wildan menekankan harus ada Standar Pelayanan Minimal (SPM). Mulai dari kemampuan teknis pendaftaran secara online hingga kemampuan untuk memberikan informasi secara jelas kepada masyarakat.


"Jadi, operator itu harus memiliki standar pelayanan minimal. Sekolah, petugas, harus melayani sampai tuntas, sampai selesai," tambahnya.


selain itu pemberitahuan kepada orangtua mendapatkan informasi bahwa calon pendaftar bisa menggunakan surat keterangan domisili jika tidak memiliki identitas kependudukan Kota Bekasi. Dalam kasus lain, dihadapi oleh calon pendaftar yang identitas kependidikannya belum genap satu tahun.


Menurutnya, setiap calon pendaftar mesti difasilitasi dalam proses SPMB ini. Saat dokumen pendaftar tidak memenuhi syarat, akan diseleksi oleh sistem.


"Seolah-olah sudah mematahkan sejak awal. Makanya tadi saya sampaikan, jangan sampai ada orangtua yang kecewa dengan proses, bukan hasil tapi ini proses.  Walaupun pada Hasil akhir tetap ada yang diterima dan ada yang tidak di sekolahan Negeri " katanya.


Pola komunikasi operator SPMB di tiap sekolah mesti diperbaiki, serta mendampingi orangtua maupun siswa secara maksimal. Mendekati masa pendaftaran, pihaknya mengingatkan Disdik Kota Bekasi untuk menyiapkan skema bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak diterima di sekolah negeri.


Adapun tahapan pendaftaran SPMB selanjutnya dibagi dalam dua gelombang, yaitu:


Tahap I : 23 – 25 Juni 2025

(Pendaftaran jalur Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi)


Tahap II: 1 – 3 Juli 2025

(Pendaftaran jalur Domisili)


Seluruh proses seleksi akan diumumkan secara realtime melalui situs resmi SPMB pada tanggal 3 Juli 2025, dan peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada tanggal 4 – 7 Juli 2025 melalui akun masing-masing.


Sebagai penutup dari seluruh rangkaian, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan dimulai pada 14 Juli 2025, yang wajib diikuti oleh seluruh siswa baru.


Tentu nya hal wajar dalam proses Penyeleksian  penerimaan murid baru akan ada pendaftar yang diterima di  nyatakan berhasil lolos sekolah negeri dan tentu ada gagal. Namun, semua siswa Kota Bekasi harus diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti SPMB.


Jika ada Siswa pada proses pra pendaftaran, itu tidak disetujui oleh tim verifikasi dari pihak sekolah tidak memiliki kesempatan untuk ikut mendaftar di tanggal 23 Juni mendatang. Ya apa boleh buat karena keputusan ada di pihak sekolah dan sekolah memutuskan


Disdik mesti menyiapkan skema mesti ditempuh oleh orangtua siswa, jika anak nya tidak diterima di sekolah negeri serta memastikan sekolah swasta tempat siswa melanjutkan pendidikan tidak berada jauh dari rumah. dan biaya di keluarkan orang tua tidak terlalu mahal .






Sebelumnya Plt Kepala Disdik Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain mengajak bahwa semua pihak mensukseskan pelaksanaan SPMB di Kota Bekasi. Ia mempersilahkan orangtua siswa yang mengalami kendala dalam proses pra pendaftaran untuk datang ke sekolah terdekat.

"Kalau tidak bisa sendiri silahkan datang ke sekolah nanti dibantu," ungkapnya belum lama ini.

Ia menekankan, kesulitan orangtua dalam proses pra pendaftaran ini mesti diselesaikan sebelum tanggal 13 Juni 2025. Operator di setiap sekolah diminta untuk bekerja ekstra melayani orangtua yang datang.

"Maka tadi diperintahkan, jangan kita terpaku (waktu pelayanan) sampai jam tiga, kalau perlu jam lima sore kita buka terus, bahkan malam," ucapnya.  (ADV)



×
Berita Terbaru Update