BEKASI MediaTitikKarya.Com — Persoalan banjir, kondisi saluran air, keterbatasan fasilitas pendidikan, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba dan tawuran antarremaja menjadi aspirasi masyarakat yang diserap Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Solidaritas, H. Suryo Harjo, dalam kegiatan Reses III DPRD Kota Bekasi Tahun 2026, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan reses yang berlangsung di wilayah Kecamatan Medan Satria dan Kecamatan Bekasi Utara tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah daerah.
H. Suryo Harjo: Kondisi Saluran Air Perlu Dikaji
Dalam keterangannya, H. Suryo Harjo mengatakan bahwa persoalan saluran air menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius, terutama berkaitan dengan potensi banjir di lingkungan masyarakat.
“Saluran air ini akan kita kaji kembali bersama dinas terkait. Berdasarkan informasi yang disampaikan, ada dugaan penyempitan saluran di sejumlah titik. Hal ini perlu ditelusuri agar penanganannya sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar H. Suryo Harjo.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, saluran air yang sebelumnya disebut memiliki lebar sekitar satu meter kini diperkirakan hanya berkisar 60–70 sentimeter di sejumlah titik.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditelusuri melalui pemeriksaan lapangan serta peninjauan dokumen dan perjanjian yang berkaitan dengan saluran tersebut.
Selain drainase, penanganan sampah dari aktivitas pasar juga menjadi perhatian agar kebersihan lingkungan terjaga dan saluran air tidak terganggu.
Keterbatasan SMP Negeri Jadi Aspirasi Warga
Di bidang pendidikan, H. Suryo Harjo mengungkapkan bahwa warga menyampaikan kebutuhan terhadap fasilitas SMP negeri yang lebih mudah dijangkau, khususnya di wilayah Medan Satria.
“Ketersediaan SMP negeri 62 di wilayah ini menjadi salah satu aspirasi masyarakat. Sebagian warga harus menyekolahkan anaknya ke lokasi yang cukup jauh. Karena itu, kebutuhan fasilitas pendidikan ini perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan ke depan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kebutuhan tersebut diharapkan dapat dibahas lebih lanjut dalam agenda perencanaan pembangunan daerah, termasuk untuk tahun anggaran 2027.
Meski demikian, realisasi pembangunan sekolah tetap memerlukan kajian kebutuhan, perencanaan anggaran, serta keputusan resmi pemerintah daerah.
Pencegahan Narkoba dan Tawuran Perlu Peran Bersama
Selain persoalan banjir dan pendidikan, H. Suryo Harjo juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba dan tawuran antar remaja.
Menurutnya, peran pengurus RT, RW, kelompok kerja, dan masyarakat sangat penting dalam melakukan pencegahan serta memberikan perhatian kepada generasi muda.
“Pencegahan narkoba dan tawuran membutuhkan keterlibatan bersama. Pengurus lingkungan dan warga perlu terus menjaga komunikasi, meningkatkan pengawasan, serta memberikan pembinaan kepada anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang merugikan,” tuturnya.
Ia juga menyinggung inisiatif masyarakat yang menerapkan pembatasan aktivitas malam dengan menutup akses sejumlah gang sekitar pukul 23.30 WIB.
Menurut keterangan yang disampaikannya, langkah tersebut telah berjalan selama beberapa tahun dan dinilai membantu masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mencegah pencurian dan tawuran.
Aspirasi Warga Didorong untuk Ditindaklanjuti
H. Suryo Harjo menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui kegiatan reses perlu menjadi bahan pembahasan dan koordinasi dengan pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing.
“Melalui reses ini, kita mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi mengenai banjir, saluran air, pendidikan, dan keamanan lingkungan perlu dicermati dan dikoordinasikan dengan instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan,” pungkasnya.
Kegiatan Reses III DPRD Kota Bekasi Tahun 2026 tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas H. Suryo Harjo sebagai anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar Solidaritas untuk masa jabatan 2024–2029 dalam menyerap aspirasi masyarakat.

