CIKARANG - MediaTitikKatya - Sebuah video yang merekam momen menegangkan di perlintasan sebidang rel kereta api Cikarang mendadak viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan betapa berbahayanya kondisi kabel utilitas yang dibiarkan semrawut dan menjuntai rendah di atas jalur perlintasan aktif.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat sebuah rangkaian kereta api sedang melintas dengan kecepatan tinggi. Karena posisi kabel yang terlalu rendah dan melorot ke arah jalur rel, badan kereta api langsung menghantam untaian kabel tersebut hingga putus.
Detik-detik putusnya kabel tersebut tampak sangat mencekam karena langsung memicu terjadinya korsleting, yang memperlihatkan percikan api cukup besar di udara. Beruntung, percikan api tersebut tidak sampai menimbulkan kebakaran hebat pada rangkaian kereta atau area pemukiman di sekitarnya, namun peristiwa ini menjadi alarm keras mengenai ancaman keselamatan yang nyata.
Peristiwa ini menjadi bukti konkrit bahwa tumpukan kabel hitam—baik kabel listrik maupun fiber optik internet—yang dibiarkan menggelantung tanpa penataan layak di perlintasan Cikarang bukan lagi sekadar masalah estetika kota, melainkan ancaman keselamatan yang fatal.
Kombinasi antara getaran kereta, angin kencang, dan beban kabel yang terlalu berat membuat kabel-kabel tersebut terus turun hingga masuk ke dalam ruang bebas (ruang steril) jalur kereta api. Jika dibiarkan tanpa penanganan, insiden serupa tidak hanya akan memutus jaringan utilitas, tetapi juga berpotensi merusak sistem persinyalan kereta api, memicu kebakaran pada gerbong, hingga membahayakan warga serta pengendara yang sedang mengantre di balik palang pintu perlintasan.
Video viral yang memperlihatkan percikan api ini memicu reaksi keras dari netizen dan masyarakat yang mendesak pihak-pihak terkait untuk segera bertindak. Pemerintah Kabupaten Bekasi, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan para pemilik provider kabel utilitas didesak untuk melakukan audit dan penertiban total di lokasi tersebut.
Masyarakat menuntut agar kabel-kabel yang melintang di atas perlintasan rel kereta api Cikarang segera dirapikan, ditinggikan, atau dipotong jika sudah tidak berfungsi. Langkah preventif yang cepat dan tegas sangat dibutuhkan sebelum insiden kabel putus akibat tersambar kereta ini menimbulkan korban jiwa atau mengganggu perjalanan transportasi massal secara luas.
