Notification

×

Iklan

Iklan

Aktivitas Judi Togel Diduga Berlangsung di KIM Medan, Warga Mengaku Belum Melihat Tindakan dari Pihak Berwenang

| 4/06/2026 04:21:00 PM WIB Last Updated 2026-04-06T09:21:04Z

 



 

 



MEDAN -  media Titikkarya .com– Kawasan Industri Medan (KIM) yang seharusnya menjadi pusat kegiatan ekonomi yang produktif, ternyata diwarnai dengan dugaan aktivitas perjudian toto gelap atau togel yang berlangsung diam-diam. Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, aktivitas ini diduga telah berlangsung cukup lama dan dikelola oleh seseorang yang bernama Rijal Belawan.

 

Beberapa warga yang enggan disebutkan namanya karena khawatir akan keselamatan diri mengaku bahwa aktivitas tersebut beroperasi di sejumlah titik tersembunyi di sekitar kawasan industri. "Kami sering melihat orang-orang datang dan pergi di tempat tertentu, dan ada yang mengaku sebagai bagian dari jaringan tersebut. Namun hingga saat ini, kami belum melihat adanya tindakan atau penindakan dari pihak kepolisian," ujar salah satu warga.

 

Menurut informasi yang beredar, Rijal Belawan disebut-sebut sebagai orang yang mengatur jalannya operasi tersebut, mulai dari penerimaan taruhan hingga pembagian keuntungan. Aktivitas ini diduga dilakukan dengan memanfaatkan kepadatan aktivitas di kawasan industri sehingga sulit dideteksi oleh orang luar.

 

Warga mengaku merasa resah dan khawatir karena aktivitas perjudian ini dapat membawa dampak negatif bagi lingkungan, seperti meningkatnya tindak kejahatan dan merusak tatanan sosial masyarakat. "Kami berharap pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti hal ini, agar kawasan industri ini tetap menjadi tempat yang aman dan bersih dari aktivitas ilegal," tambah warga lainnya.

 

Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas perjudian tersebut maupun nama Rijal Belawan yang disebut-sebut sebagai pengelolanya. Pihak kepolisian juga belum memberikan informasi apakah telah menerima laporan terkait hal ini atau sedang melakukan penyelidikan.

 

Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini dan menyampaikan informasi yang akurat setelah mendapatkan konfirmasi dari pihak berwenang.(Red)

 

 

×
Berita Terbaru Update