Notification

×

Iklan

Iklan

Lapor Pak Jendral Listyo Sigit Prabowo,Di Kawasan Industri Medan Masih Ada Beredar Praktik Judi Togel yang Dikelola Berinisial Rijal Belawan

| 4/06/2026 06:49:00 PM WIB Last Updated 2026-04-06T11:49:08Z

 





MEDAN - Media Titikkarya.COM - Kawasan Industri Medan (KIM) yang seharusnya menjadi pusat kegiatan ekonomi yang bersih dan produktif, ternyata masih diwarnai dengan dugaan aktivitas perjudian toto gelap atau togel yang diduga kuat masih beroperasi hingga saat ini. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh warga sekitar dan sumber yang enggan disebutkan namanya, aktivitas ilegal ini diduga dikelola oleh seseorang yang bernama Rijal Belawan.

 

Dalam laporan yang disampaikan warga kepada media, mereka menyebutkan bahwa praktik judi togel ini berjalan secara terorganisir dan tersembunyi di sejumlah titik di sekitar kawasan industri. Mulai dari warung kopi di pinggir jalan, gudang kosong, hingga rumah tinggal warga yang dimanfaatkan sebagai tempat transaksi. "Kami sering melihat orang-orang datang dan pergi di tempat tertentu pada jam-jam tertentu. Ada yang membawa catatan kecil, ada yang bertukar uang tunai. Namun, sampai saat ini kami belum melihat adanya tindakan penindakan dari pihak kepolisian," ujar salah satu warga yang khawatir akan keselamatan dirinya.

 

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, Rijal Belawan disebut-sebut sebagai orang yang mengatur seluruh jalannya operasi tersebut. Mulai dari menempatkan juru tulis taruhan, menentukan jenis permainan, hingga mengatur pembagian keuntungan. Aktivitas ini diduga dilakukan dengan memanfaatkan kepadatan lalu lintas dan aktivitas industri di sekitarnya sehingga sulit dideteksi. Warga juga mengaku bingung dan bertanya-tanya, mengapa aktivitas ini bisa berlangsung cukup lama tanpa ada gangguan. "Kami berharap Pak Jendral dan pihak berwenang dapat memperhatikan hal ini. Kami khawatir jika dibiarkan terus, akan membawa dampak buruk bagi lingkungan, seperti meningkatnya tindak kejahatan dan merusak tatanan sosial masyarakat," tambah warga lainnya.


(AL)

×
Berita Terbaru Update