Notification

×

Iklan

Iklan

PKB DPR - RI berikan Pendidikan Politik pada 200 Kader Penggerak Milineal Siapkan SDM matang menjaga eksistensi dan daya tawar PKB di panggung politik nasional

| 12/13/2025 03:43:00 PM WIB Last Updated 2025-12-13T13:56:00Z

 




Kota Bekasi - MediaTitikKarya.Com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali memanaskan mesin kaderisasinya. Bertempat di Islamic Center Kota Bekasi, Sabtu (13/12/2025), PKB menggelar Pendidikan Kader Penggerak Bangsa, sebuah forum yang dirancang bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan dapur ideologi untuk mencetak kader yang loyal, militan, dan tahan banting menghadapi dinamika politik ke depan.


Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi PKB dalam memperkuat basis ideologis sekaligus menyiapkan pasukan politik yang siap turun ke lapangan, khususnya di wilayah Bekasi dan sekitarnya.



Ketua Bidang Lembaga Kaderisasi dan Keanggotaan (LKK) PKB, Ilit, menjelaskan bahwa pendidikan ini bersifat tematik dengan fokus utama pada penguatan ideologi partai dan pembentukan karakter kader.



“Ini pendidikan tematik untuk penguatan ideologi dan kaderisasi. Total pesertanya 200 orang, terdiri dari 150 kader dari Kota Bekasi dan 50 kader dari Kota Depok,” ujar Ilit.


Menurutnya, kader PKB tidak cukup hanya piawai berorasi, tetapi juga harus memiliki pemahaman ideologi yang utuh agar mampu berkontribusi secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan berpolitik.


Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda, menyebut kegiatan ini sebagai bahan bakar penting bagi roda organisasi dan mesin elektoral PKB di tingkat daerah. Ia menyinggung capaian politik PKB Kota Bekasi yang dinilainya sebagai lompatan signifikan.


“Baru kali ini PKB Kota Bekasi punya wakil di DPR RI, yakni Pak Haji Sudjatmiko. Alhamdulillah, perolehan kursi DPRD juga naik menjadi lima kursi, dari sebelumnya hanya satu. Ini modal besar untuk menatap kontestasi berikutnya,” ujar Rizky dalam sambutannya.


Rizky menegaskan, Pendidikan Kader Penggerak Bangsa bukan sekadar agenda formal, melainkan ikhtiar serius untuk menyiapkan kader yang solid secara ideologi dan militansi.


“Kami ingin kader PKB bukan hanya banyak, tapi juga kuat, loyal, dan punya arah perjuangan yang jelas,” tegasnya.




Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Sudjatmiko, yang memberikan dukungan langsung terhadap penguatan kaderisasi di daerah. Kehadiran wakil rakyat dari Senayan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa konsolidasi PKB dilakukan dari pusat hingga akar rumput.


sebagai upaya mempersiapkan kader jelang Pemilu 2029, serta salah satu fungsi penanaman ideologi partai kepada kader-kader baru.

"Salah satu fungsinya itu, penanaman ideologi partai juga. Kita juga benar-benar memberikan informasi, memberikan pendidikan bahwa berpolitik itu banyak manfaatnya, banyak kebaikannya," kata Sudjatmiko.

Ia menegaskan, materi tersebut akan disampaikan kepada kader-kader baru, yang didorong oleh partai untuk memahami esensi berpolitik yang positif. Komposisi peserta kaderisasi didominasi oleh generasi milenial dan Gen Z, karena dinilai memiliki potensi lebih besar.

"Komposisinya lebih banyak di milenial sama Gen Z. Kenapa? Karena mereka punya ruang lebih luas, punya waktu lebih luas. Tiap tahun memang kita targetkan 200 orang untuk kader penggeraknya ini. Dengan orang yang berbeda-beda, jadi bukan dari struktur partai," ujar Sudjatmiko.

Sudjatmiko berharap, dalam lima tahun PKB dapat menghasilkan 1.000 kader penggerak bangsa yang berkualitas. Menurutnya, kaderisasi ini merupakan tugas khusus dari Fraksi PKB DPR RI untuk mengkader anggotanya, berbeda dengan kaderisasi yang dilakukan DPRD kota maupun provinsi.

"Ini adalah khusus kader DPR RI, jadi setahun kita diwajibkan sekali, minimal 150, tapi kita tahun 2025 ini sekitar 200. Di sini itu Bekasi 150, Depok 50, karena Dapil saya Bekasi dan Depok," papar Sudjatmiko.

Melalui pendidikan kader ini, PKB Kota Bekasi berharap mampu memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah serta menyiapkan sumber daya politik yang matang bukan hanya untuk menang pemilu, tetapi juga untuk menjaga eksistensi dan daya tawar PKB di panggung politik nasional

×
Berita Terbaru Update