Notification

×

Iklan

Iklan

Angin Puting Beliung Porak-porandakan Puluhan Rumah , Kios - kios , Pertokoan wilayah Sumberjaya Tambun Selatan

| 2/06/2025 11:35:00 AM WIB Last Updated 2025-02-19T01:35:32Z

 







Sumberjaya - mediatitikkarya.com - Sejumlah rumah di Jalan KH Mukhlis Kampung Buwek, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi Rusak akibat diterjang angin puting beliung. Tiupan angin kencang ini terjadi pada Kamis (6/2/2025) pukul 03.00 WIB. 


Dari sejumlah video yang didapat mediatitikkarya.com angin kencang disertai hujan deras ini terjadi di Kampung Buwek, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Sejumlah atap rumah warga porak-poranda diterjang tiupan angin kencang tersebut. 


Atap-atap rumah warga yang terbuat dari genteng, asbes, dan baja ringan beterbangan hingga membuat kepanikan warga. Bahkan, ada beberapa rumah warga yang seluruh atapnya nyaris hilang diterjang angin tersebut.




Puluhan rumah yang terdampak angin puting beliung itu terletak di RT 04 dan RT 06 RW 28. hingga kini masih syok usai permukimannya diterjang angin puting beliung, pada Kamis (6/2/2025), 






Seorang warga terdampak, Nur Amelia (28) mengatakan bahwa kejadian itu bermula sekitar pukul 03.30 WIB saat dirinya baru bangun dari tidur dan mengetahui cuaca kala itu tengah hujan deras.


Kemudian, dia mendengar suara gemuruh dari bagian atap dan jalanan kediamannya.


Lebih kurang 10 menit setelah mendengar suara tersebut, Nur mencoba mengecek keluar untuk memastikan sumber suara.


Saat berada di luar rumah, dia melihat sejumlah atap rumah tetangga dan kediamannya terbang imbas terjangan angin puting beliung.


"Semalam, sekitar pukul 03.00 WIB lewat, hujan deras sekali. Setelah itu, terdengar suara gemuruh di atas. Saya langsung keluar rumah dan atap sudah pada terbang,” kata Nur 


Nur menjelaskan saat kejadian ia panik, begitu juga sejumlah tetangganya yang ketika kejadian berada di depan rumah masing-masing.


Dirinya pun langsung memeluk kedua anaknya untuk keluar rumah.


"Jelas panik, karena kami di dalam rumah dan suami sedang bekerja. Kondisi di luar sudah pada berterbangan atapnya. Kami juga ucapkan salawat dan azan, karena panik,” jelasnya.


Hal senada juga disampaikan Ajid (38), warga lainnya, menuturkan kejadian tersebut membuat para penghuni rumah panik bukan kepalang.



“Itu kejadiannya cepet banget deh,” tutur Ajid.







Ajid menegaskan saat kejadian ia langsung sigap menyelamatkan istri dan anaknya yang saat itu tengah tertidur.


Namun musibah terjadi. Saat membawa istri dan anaknya ke luar rumah, Ajid tertimpa plafon rumahnya. 


"Saya tertimpa kena bagian punggung, alhamdulillah tidak ada luka, anak istri juga,” ucapnya.


Ajid mengatakan imbas bencana angin puting beliung itu, ia bersama istri dan anak mengungsi ke tempat lain, sebab atap rumahnya terbang dan seluruh ruangan penuh dengan reruntuhan materil bangunan yang hancur.


“Sementara ngungsi dulu soalnya ini sudah tidak bisa ditempati lagi karena kondisinya udah begini,” lugasnya.


Udin (37), tetangga Ajid, mengungkapkan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa angin puting beliung tersebut.



Hanya saja para warga yang menjadi korban berharap mendapatkan bantuan segera dari pemerintah, seperti tenda pengungsian, evakusi bangunan runtuh, dan pangan.


“Kalau korban tidak ada ya, alhamdullilah, cuma rusak aja ini bangunan,” pungkasnya.



Tak itu saja, sejumlah pohon pun tumbang di daerah tersebut. Belum diketahui ada atau tidaknya korban luka dalam peristiwa ini.


RED 

×
Berita Terbaru Update