Babelan - mediatitikkarya.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, S.H.I, M.Si menggelar reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Bekasi 5 yang meliputi Tarumajaya, Babelan dan Muaragembong. Acara digelar di Gedung Pertemuan SMAI Sabiilul Muhtadiin, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, pada Jumat (14/02/2025).
Kegiatan Reses ini juga di hadiri oleh Kepala Bagian Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Kepala Desa Babelan Kota Saidi/David, Para Ketua RW dan RT Babelan Kota Tarumajaya Muara Gembong , Karang Taruna, Tokoh Agama dan Timses Relawan Simpatisan Golkar serta Ibu-ibu TP PKK, Ibu-ibu Posyandu, Stakeholder lainnya
Untuk diketahui bersama bahwa Reses merupakan masa pemberhentian persidangan DPRD sesudah diselesaikannya rangkaian rapat dari satu Masa Persidangan yang dapat digunakan oleh para Anggota DPRD untuk mengadakan kunjungan kerja dalam rangka penjaringan aspirasi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Sukron mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan dari sejumlah Ketua RW , Ketua RT maupun Warga , terkait masalah pembangunan, perbaikan infrastruktur menjadi prioritas masyarakat karena itu hari harian yg mereka hadapi. Nantinya akan dirumuskan untuk selanjutnya diambil kebijakan.
Dirinya menambahkan bahwa seluruh Anggota DPRD Kabupaten Bekasi terus bersinergi serta bahu membahu dalam bekerja dan merealisasikan apa-apa saja yang menjadi harapan dari hajat masyarakat Kabupaten Bekasi.
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron mengatakan Upaya dan solusi dalam Melakukan Pengelolaan dan Penataan terhadap Pasar yang semerawut seperti Pasar Tarumajaya, Pasar Cikarang, Pasar Babelan, Pasar Setu . Pihaknya akan memanggil UPTD dalam penanganannya. Karena pasar ini kan menjadi potensi yang bisa kita maksimalkan kalau kemudian tertata dengan baik dan rapih agar terjadi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
"Ketika Pasar Ter tata dengan baik maka Konsumen akan nyaman datang, ketika konsumennya nyaman datang maka perputaran ekonomi terjadi, kalau perputaran ekonomi terjadi otomatis Daerah Tersebut akan di untungkan dari sudut PAD . Jika terjadi Peningkatan Pendapatan yang signifikan Nah ya itu yang kita harapkan. " Ujar Ade Sukron
Disamping itu juga dalam meningkatkan tahap perekonomian masyarakat terkait program-program untuk peningkatan pelatihan-pelatihan UMKM menjadi penting diharapkan agar semua masyarakat tidak berorientasi pada pekerja tapi "USAHA " nah usaha itu perlu ada "stimulan"
salah satunya itu pelatihan-pelatihan terkait Dana juga dong
UMKM itu kan banyak bentuknya usaha-usaha kecil itu enggak usah usaha kecil itu nanti kemudian nanti Kemarin saya baru habis dari Raker Dinas Koperasi itu itu ada UKM sampai dia bisa memberikan ada Koperasi itu untuk koperasi bisa dia memberikan Koperasi koperasi memberikan kontribusi 300 juta loh ke Pemda ya itu dari pajak
.karena kenapa ya pengelolaannya sudah baik Nah kalau UMKM UMKM kemudian itu bisa dikembangkan dengan kemudian juga bisa didampingi pemerintah daerah dan itu ee bisa berjalan dengan baik itu kan akan juga eee menguntungkan bagi masyarakat.
dengan adanya untuk 300 juta itu sosialisasi sudah sampai di mana katanya fasilitasi Bagaimana cara UMKM itu bisa dapat dari koperasi Oh itu bukan mendapatkan .
mereka bisa menghasilkan kegiatan yang hasil kegiatan itu bisa berkontribusi untuk membayar pajak ke pemerintah daerah 300 juta
Berarti Usaha nya kan di atas Milyaran
sehingga nanti kita lihat postur anggarannya kayak gimana karena kan tidak hanya wilayah Babelan
saya hitung-hitung itu pokok pikiran yang ada untuk jalan keliling jalannya Ya baik di pemukiman maupun Perumahan itu dari desa dari DPRD itu semua semua itu kalau dikalkulasi itu triliunan sedangkan kemampuan anggaran kita kan paling beberapa ratus miliar Jadi butuh waktu yang sangat panjang sekarang kan kita punya anggota dewan-dewannya orang enggak boleh Orang apa yang menjadi pembenahan buat Wilayah utara sendiri ya di wilayah Desa ya kalau kemudian dianggap saya replika
si Wilayah utara
