Notification

×

Iklan

Iklan

| 10/31/2024 07:43:00 PM WIB Last Updated 2024-10-31T12:43:19Z

 





kota Bekasi, Dalam reses perdana yang diadakan oleh anggota Dewan DPRD Kota Bekasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Alit Jamaluddin, banyak aspirasi dari warga, terutama dari RW08 dan RW016 di Kelurahan Duren Jaya, berhasil ditampung. Alit, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB Kota Bekasi, menegaskan pentingnya mendengarkan dan menanggapi kebutuhan masyarakat.


Salah satu isu utama yang diangkat adalah infrastruktur, di mana masalah banjir di RW08 menjadi sorotan. Alit menyatakan bahwa saluran dan jalan utama di kelurahan tersebut perlu direvitalisasi untuk mengatasi masalah banjir yang kerap mengganggu aktivitas warga.




“Dalam kaitan dengan infrastruktur, permasalahan banjir masih menjadi masalah di RW08. Saluran utama dan jalan utama kelurahan perlu direvitalisasi untuk mengatasi masalah ini,” ungkap Alit.


 


Selain infrastruktur, aspirasi terkait sarana dan prasarana olahraga juga disampaikan. Warga meminta revitalisasi lahan pasos-pasum untuk memperbaiki fasilitas olahraga yang kurang memadai di RW08.


 


Alit juga menyoroti pembangunan Masjid Baitul Syafa’ah yang kini telah mencapai 80% progres, yang menunjukkan komitmen masyarakat dalam meningkatkan fasilitas ibadah.


 


Isu lapangan pekerjaan menjadi perhatian serius. Alit mengusulkan pemberdayaan masyarakat melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), peningkatan modal usaha, serta program padat karya untuk menyerap tenaga kerja lokal.


 


“Masalah lapangan pekerjaan juga dibicarakan, dengan usulan pemberdayaan masyarakat melalui sektor UMKM, peningkatan modal usaha, dan program padat karya untuk menyerap tenaga kerja lokal,” jelas Alit.


 


Sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas SDM, Alit berkomitmen untuk menyediakan pelatihan keterampilan bagi lulusan SMA dan SMK. Ia berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan masalah ekonomi, selain dari upaya yang telah ada dalam infrastruktur dan sarana-prasarana.


 


“Pemerintah diharapkan bisa memberikan perhatian lebih pada masalah ekonomi ini, selain dari upaya infrastruktur dan sarana-prasarana yang sudah ada,”tegas Alit pada kamis (31/10/2024)


 


Alit juga menekankan pentingnya akselerasi digitalisasi dan program pemerintah yang pro-UMKM sebagai dorongan bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Dengan dukungan yang tepat, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup mereka.


 


Melalui reses ini, Alit Jamaluddin menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan.

×
Berita Terbaru Update