Bekasi - mediatitikkarya.com - Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI) menggelar Musyarawah Nasional (Munas) II untuk memilih ketua umum yang baru periode 2024 - 2027 bertempat di Hotel Grand Arsyilla. Jl. Kemakmuran No.15, Marga Jaya, Kec. Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat. Pada Sabtu (03/08/2024)
Sebanyak 3 (Tiga) Kandidat Calon Ketua Umum ASPHRI 2024 - 2027 memaparkan VISI-MISI serta PROGRAM KERJA :
Diantaranya :
1. SURYA NEGARA PANDJAITAN
2. YOSMINALDI
3. WAHYITNO
FOR CHAIRMAN ASPHRI 2024 - 2027.
Yuks mari kita kupas tentang sosok ,
Ir.Surya negara Panjaitan SH.,MH,
ketika ditemui awak media di sela sela acara Munas menjelaskan tentang VISI - MISI serta Program Kerja ASPHRI!
Visi Pertama adalah mewujudkan ASPHRI kembali kepada realnya yakni sebagai organisasi profesi dan meletakkan porsinya sesuai dengan Perpes Nomor 1 tahun 2023 sebagai organisasi profesi yang dapat bersinergi dengan Setiap perusahaan yang tergabung dalam anggota perusahaan ASPHRI
Kemudian yang kedua, memfasilitasi Kantor sekretariat akan siapkan selama 5 tahun adalah saya kasih gratis kepada ASPRI.
"jadi kenapa saya sampaikan Visi bukan MISI .misi perusahaannya adalah Tujuan Visi adalah langkah-langkah yang akan diambil untuk mencapai visi tersebut." Ujarnya
Pembina LBH matahari 217 , Ir Surya negara Panjaitan, SH.,MH menuturkan Targetnya adalah dalam kepemimpinan menjadi ketua umum siapapun yang terpilih tidak menjalankan one man show tapi memperdayakan semua potensi yang ada di kepengurusan ASPHRI. Karena semua ini ada dalam anggota HRD semua. Dan yang paling perlu sekarang, HRD, ASPHRI tidak hanya bicara bagaimana masalah sumber daya manusia khususnya untuk HRD-an,tapi bagaimana human capital-nya seharusnya menyeluruh agar bisa bersinergi kepada perusahan yang bergerak di bidang produksi maupun manufacturing berada di wilayah Kabupaten Bekasi kota Bekasi Karawang Purwakarta juga terhadap semua stakeholder maupun semua didepertemen yang ada."tutur calon Ketua umum ASPHRI nomor urut 01
Sekarang di ASPHRI ini, sangat kaya pada potensi potensi dan kemampuan itu sumber daya, baik itu anggota pengurus maupun HR kemampuan yang dimiliki jauh diatas rata rata kemampuan dalam meningkatkan sumber daya manusia mengapa tidak kita berdayakan semua?, dan bisa merubah mindset tidak hanya fokus pada SOP dan prosedural tetapi bagaimana bisa menghasilkan dan mencapai target yang menguntungkan bagi perusahaan CetusNya
Terkadang kita lupa, kita berbicara kompetensi lanjut Nya ,tapi kita tidak lihat yang menyebabkan kompetensi itu apa. Karena kita tidak pernah menyinggung masalah tenaga kerja Indonesia dengan tenaga kerja asing yang kita lihat sekarang ini orang kita teriak tenaga kerja asing banyak. Tapi apakah kita sudah siap dengan SDM-nya kita? Ungkap Ir Surya negara Panjaitan
Bang Surya sapaan akrabnya menekankan siapapun KETUM ASPHRI yang terpilih tetap kita support. Karena dalam pemilihan ini bukan persoalan kalah menang namun bagaimana progres yang akan dijalankan ke depan dan memberdayakan semua potensi yang ada. Seperti tadi yang kita katakan, yang disampaikan Pak Bomer tadi, itu adalah sumber daya manusia bagaimana kompetensinya, jelasNya.
Tapi outputnya yang kita lihat ini belum kelihatan. Bukan tidak ada, tapi belum kelihatan yang mana pada prinsipnya sama saya aja tidak ada, demikian juga sama yang lain itu belum kelihatan.
Selanjutnya jika saya terpilih menjadi Ketum maka saya akan menghapus iuran anggota. Karena ASPHRI bukan ormas tapi ASPRI adalah profesi yang bagaimana menciptakan profit dengan menyebarkan ilmu kepada semua stakeholder perusahaan, tutup Surya negara Panjaitan.



