Jakarta Selatan , Media Titik Karya - Pada saat ditemui dan di konfirmasi pada saat Ibadat Hari Imlek 2557/2026 M oleh beberapa Jurnalis hari: Rabu (17/2/2026).
Novi Tamawijaya atau biasa di sapa Cici Novi beserta keluarga besarnya yang berkediaman di bilangan Jakarta tersebut menghadiri acara perayaan Imlek di Wihara Amurva Bhumi(Hok Tek Tjeng Sin) terletak di Jalan Prof.Dr.Satrio/02 Karet Jakarta Selatan.
Dalam perbincangan - nya Beliau menuturkan bahwasannya sebuah tradisi penghormatan kepada para Dewa - Dewa, walaupun Jakarta dan sekitar - nya di guyur hujan tidak menyurutkan langkah Kami untuk beribadat, ungkapnya
kepada Media Titik Karya!
Tujuan lainnya adalah lebih pada kedekatan spritual dan pada sesama, sanak saudara, berdoa, memohon keberkahan, keselamatan dan saling mengucapkan "Gong Xi Fa Cai! "
Harapannya juga adalah untuk Indonesia agar di berkati dan diberikan keselamatan dari bencana serta pada Tahun Kuda Api ini memaknainya"semua jalankan saja, karena saya manusia biasa menurut ramalan tidak terlalu mengikuti secara rinci artinya?! "
Secra eksplisit Definisi dari Imlek tahun lalu 2025 lebih banyak hujan dan tahun kali ini api mungkin ya ke - depannya lebih intens"panas?!"
Memaknainya sih sama saja setiap hari Raya Imlek seperti tahun- tahun sebelumnya, apalagi Imlek tahun ini adalah"Dewa Bumi, "
memohonkan keselamatan untuk seluruh lapisan masyarakat & negara Indonesia terkhusus keluarga besar Saya, seraya menambahkanya!
Perbedaan lebih baik mana dari perihal ekonomi & keamanan di Imlek tahun -tahun lalu dan yang akan datang? kalo menurut Saya sih harus positif thinking saja karena Saya bukan peramal ya, semuanya akan baik -baik saja... Dan pintanya agar Kita berdoa agar "Pemimpin - Pemimpin dapat memimpin serta menjalankan tugas - nya dengan baik! " seraya menegaskan!
Harapannya semoga Indonesia mendapatkan selalu keberkahan, juga pada para pemimpin dapat menjalankan tugasnya penuh tanggung jawab, masyarakatnya bahagia dan sejahtera,seraya menutup perbincangan singkat dengan beberapa Jurnallis termasuk dengan Media Titik Karya.
(WIDY MARHAEN)
