Notification

×

Iklan

Iklan

BPPN PKS Kabupaten Resmi lantik Duta Tani Nasional Jadi Inisiator perkuat posisi petani, Tingkatkan produktivitas, serta buka peluang ekonomi bagi masyarakat gantungkan hidup pada sektor pertanian.

| 10/25/2026 04:23:00 PM WIB Last Updated 2026-10-26T00:03:58Z




Kabupaten Bekasi - MediaTitikKarya.Com – Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi mendorong penguatan kelompok tani, pendataan potensi pertanian, serta peningkatan sinergi dengan pemerintah untuk mendukung kesejahteraan petani.


Hal tersebut disampaikan Ketua BPPN DPD PKS Kabupaten Bekasi, M. Fauzan, S.TP., M.M., dalam kegiatan Pelantikan 10.000 Duta Tani Nasional BPPN DPD PKS Kabupaten Bekasi di Aula Kantor DPD PKS Kabupaten Bekasi, Ruko Sentra Niaga Kalimas, Tambun Selatan, Minggu (25/10/2026).


Mengusung tema “Petani Berdaulat dan Sejahtera”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan penguatan sektor pertanian yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.



Fauzan menjelaskan, pengembangan sektor pertanian perlu dimulai dengan pemetaan potensi wilayah dan identifikasi persoalan yang dihadapi petani. Langkah tersebut dinilai penting agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.


Menurutnya, Kabupaten Bekasi memiliki potensi untuk mengembangkan berbagai komoditas pertanian. Namun, potensi tersebut perlu digali lebih mendalam, disertai upaya meningkatkan produksi lokal dan memanfaatkan peluang pasar yang tersedia.


“Pengembangan pertanian harus diawali dengan menggali potensi yang ada di setiap wilayah. Selain itu, berbagai persoalan yang dihadapi petani juga perlu diidentifikasi agar dapat dicarikan solusi,” demikian inti penyampaian Fauzan dalam kegiatan tersebut.



Selain pemetaan potensi, Fauzan menyoroti persoalan legalitas kelompok tani. Menurutnya, masih terdapat kelompok yang aktif menjalankan kegiatan pertanian, tetapi belum memiliki kelengkapan administrasi atau terdaftar secara resmi.


Kondisi tersebut dapat menjadi kendala ketika kelompok tani hendak mengakses program bantuan pemerintah yang mensyaratkan legalitas dan administrasi tertentu.


Karena itu, pendataan dan penguatan kelembagaan kelompok tani dinilai perlu menjadi perhatian. Dengan data yang lebih tertata, program pembinaan maupun bantuan diharapkan dapat menjangkau kelompok yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.


Fauzan juga menekankan bahwa pengembangan pertanian tidak cukup hanya mengandalkan potensi lahan. Ketersediaan produksi, kemampuan petani mengelola usaha, serta akses terhadap pasar perlu diperhatikan agar kegiatan pertanian memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.




Untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut Fauzan mendorong sinergi antara petani, dinas terkait, pemerintah daerah, dan anggota legislatif.


Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar persoalan yang dihadapi petani dapat ditangani secara lebih terarah, mulai dari penguatan kelompok tani hingga pengembangan produksi dan pemasaran hasil pertanian.


Melalui gerakan Duta Tani Nasional, BPPN DPD PKS Kabupaten Bekasi berharap semakin banyak pihak yang berperan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di daerah.


Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi petani, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.


Semangat “Petani Berdaulat dan Sejahtera” menjadi landasan untuk mendorong pertanian yang lebih kuat, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Bekasi.***

×
Berita Terbaru Update